ITIL v3

ITIL V3 merupakan salah satu best practice yang paling banyak diacu oleh organisasi dalam konteks pengelolaan layanan IT (IT Service Management/ITSM). ITIL memiliki 26 proses dan 4 fungsi yang terbagi ke dalam 5 (lima) domain yaitu, Service Strategy, Service Design, Service Transition, Service Operation, dan Continual Service Improvement seperti ditunjukkan pada gambar sebagai berikut.

Seperti terlihat pada gambar di atas, terdapat 5 (lima) tahapan utama yang dikelompokkan oleh ITIL, yaitu:

  • Service Strategy; Bagian ini menyediakan guidance untuk organisasi terkait pentingnya penyelarasan antara strategi bisnis dengan strategi IT dalam penerapan ITSM. Selain itu, Service Strategy juga berfungsi sebagai panduan penyedia layanan IT dalam menentukan layanan apa yang akan diberikan, siapa pengguna layanan IT, bagaimana mengukur performance-nya, value apa yang didapat stakeholder dan customer.
  • Service Design; Terdiri dari proses-proses untuk menentukan desain setiap layanan yang akan dibangun, dengan mempertimbangkan aspek security, availability, capacity, dan continuity.
  • Service Transition; Proses-proses untuk memindahkan layanan baru dari pengembangan (development) ke operasional (production) terdapat dalam tahap Service Transition.
  • Service Operation; Bagian ini memberikan guidance terkait pengelolaan layanan di lingkungan operasional, sehingga pengguna dapat memanfaatkan layanan tersebut dengan gangguan seminimal mungkin.
  • Continual Service Improvement; Bagian ini memberikan guidance terkait pengelolaan perbaikan dan peningkatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan
%d bloggers like this: